dear teman baruku;
dear teman baruku;
aku hanyalah teman barumu,
yang hanya mengetahui secuil hatimu,
tapi aku tahu sebagian perjalananmu.
aku paham atas yang kau rasakan,
aku paham kau kecewa dengannya,
aku juga paham kalau kalian masih ada rasa,
dan aku dapat melihat ada benih-benih cinta.
kau dan dia memulainya dengan rasa,
rasa yang berasal dari pandangan mata dan turun ke jiwa.
tapi sekarang berubah jadi hina.
hanya amarah yang ada didada.
semua manusia punya perasaan.
sama halnya seperti kamu dan dia.
alangkah baiknya kamu akhiri semuanya
sebelum semuanya menjadi lebih parah
karena amarah bukanlah jalan keluarnya
atau sekalian saja
kamu kembali kepangkuannya
tulisanku bukan untuk membelanya.
tapi aku melihat realita,
jangan ada keraguan untuk memilih
karena hidup ada untuk memilih.
best regards
cluk.web.id
nb : untuk mimi disana, perkenankanku untuk menulis sesuatu untuk sahabatmu, jika mimi keberatan, ku bersedia menghapusnya..

